Aku dan Bioengineering

Label: , ,

     Bio-engineering merupakan interdisiplin Ilmu Kehayatan (Bio-sciences) dan Teknik(Engineering) yang diaplikasikan dalam perekayasaan berbasis bio-sistem untuk meningkatkan efisiensi fungsi dan manfaat biosistem.



     Perekayasaan biosistem disini mencakup pengertian, seperti perekayasaan proses biologis, pengoperasian agen hayati terekayasa, pembuatan peralatan baru berbasis biosistem atau teknologi untuk pengembangan biomaterial. Bio-engineering dapat diaplikasikan dalam perekayasaan sistem produksi untuk pengembangan industri bio-produk.
     Bioengineering sendiri termasuk masih muda loh. Baru diresmiin pada bulan juli tahun 2010. dan Alhamdulillahnya aku jadi angkatan pertama. Sejarah bioengineering dimulai, karena bioengineering ITB merupakan jurusan Bioengineering pertama di Indonesia. Di dunia masih jarang.

     Apa sih yang dipelajarin kakak???
     Yang utama sih tetep biologi, tapi beda banget loh. Bioengineering lebih sedkit materi biologinya daripada jurusan Biologi maupun Mikrobiologi, InsyaAllah. Menurut aku, kalau dipresentasekan, pelajaran biologinya cuma 60%an, kalau biologi maupun mikro kagak salah 90%. Terus, ada juga pelajaran Matematikanya juga, ya sekitar 25 %an, Fisika 10%, Kimia 15%. Kayak ngulang SMA kurang lebih.

     HAH,,,ADA MATEMATIKANYA DAN FISIKA???????
     Takut ya, tapi kalau di Bioengineering tuh beda sama teknik-teknik lain. Masak sih, orang Biologi disuruh se "hebat" orang teknik lain. Kalau di bioengineering, pelajaran matematikannya di ajarin dari dasar, bebannya juga lebih sedikit. Kalau saat ini saya sudah merasakan 8 bulan di jurusan bioengineering. Alhamdulillah kami satu jurusan kompak, pada saat mau UAS. Ada belajar bereng se jurusan, tutorial oleh teman sendiri juga ada, maklum angkatan pertama nggak punya kakak kelas. Jadi jangan takut yah, kalau di bioengineering ada matematika dan fisika.

    Kalau masuk bioengineering prospeknya bagaimana? Kan jurusan Baru?
Prospeknya cukup luas, mulai perkebunan, pertanian, pokoknya yang berbau hayati semua bisa di masukin. Tugas Bioengineer ( Julukan setelah lulus jurusan Bioengineering) dituntut untuk bisa merancang pabrik hayati. hampir mirip lah sama jurusan Teknik Kimia, bedanya kita membuat sebuah pabrik berbasis bahan-bahan RENEWABLE. Jadi jangan takut sama prospeknya. 

     Cerita baru-baru ini, ada sebuah Perkebunan, Perusahaan Pupuk di indonesia yang sudah mengontak dan siap menampung para Bioengineer.

     Tau nggak tentang Biogas, biodiesel, bioetanol, bio-bio yang lain, itulah bagian dari tugas para bioengineer. Bioengineer ditugasin untuk merancang sebuah pabrik bio yang bisa mengahasilkan semua itu secara maksimal dan dengan biaya yang seminimal mungkin, biar bisa bersaing dengan produk-produk yang lain.

     Terus, apa dong bedanya sama Jurusan Rekayasa hayati, Pertanian dan Kehutanan?
Kalau di Rekayasa Hayati bisa merekayasa 100% lingkungan objek dengan BIOREAKTOR apaan sih bioreaktor???? search di google, sedangkan pertanian kan nggak bisa di bioreaktor tuh jadi kata dosenku hanya bisa merekayasa 30% kan objeknya juga disawah, ngerekayasanya pakai apa kakak yang pertanian itu? Ngerekayasanya ya dengan penambahan nutrisi di tanah-tanah sawah atau sejenisnya, dengan mengolah lahan, merekayasa lingkungan dengan menambah pohon-pohon besar di sekitar sawah agar suhu bisa diturunin...gitu....ceritanya.
Gambar Bioreaktor aslinya
Sumber gambar : https://encrypted-tbn1.google.com/images

Gambar permodelan Bioreaktor
     Sumber Gambar : https://encrypted-tbn0.google.com/images
Kalau rekayasa Hayati itu merekayasanya pakai temperatur, tekanan, putaran dan lain-lain yang bisa dirubah dalam lingkungan bioreaktor.

     Mata Kuliah yang menggambarkan Bioengineering atau rekayasa hayati
1. Termodinamika Sistem Hayati
2. Bioprospek Tumbuhan Tropika
3. Neraca Massa dan Energi Rekayasa Hayati
4. Bioteknologi Tumbuhan dalam Bioindustri
5. Pemodelan Dinamik Rekayasa Hayati
6. Sensor dan Isntrumentasi Sistem Hayati
7. Perancangan Bioreaktor
8. Prinsip-prinsip Pemisahan Bioproduk
9. Perancangan Produk dan Proses Sistem Hayati
9. Tugas Akhir Pra-rancangan Sistem Produksi Hayati
Sumber : ol.akademik.itb.ac.id

Penjelasan ini semua saya ambil dari penjelasan dosen-dosen saat mereka mengajarkan matakuliah-matakuliah.
Kalau ada pertanyaan bisa langsung tanya ke Blog saya,,,, insyaAllah poin-poin yang ada di blog ini akan saya tambah.....
Syukron, Suwun, Terima Kasih, Thank you, ありがとう, merci,ขอขอบคุณคุณ, ......

Sebelum komen, tolong dibaca komen-komen sebelumnya biar tidak ada pertanyaan yang diulang, oke...oke.... siiiipppppp....

[Syamsu Bioengineering ITB 2010/ MAN Kota Kediri 3]

134 komentar:

  1. Arifah mengatakan...:

    Mw tanya nih...
    Akreditasi bioenginerring ini gimana y kira2....???
    Apa sudah bsa d sejajarkan dgan jurusan lain yang sudah ada, seperti jurusan biologi dan yg lainnya...???

    Trus bedanya bioenginerring sama bioteknologi itu apa yah..??
    Mohon d jawab...
    Terima kasih

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    kalau akreditasi, selama ini tidak terlalu dipikirkan menurutku karena sebelum bioengineering dibuka, diadain tanya jawab dengan perusahaan besar. jadi semua jurusan baru di itb yang baru dibuka untuk memenuhi kebutuhan sdm perusahaan. kalau masalah disejajarkan dengan jurusan lain belum diketahui karena belum menghasilkan wisudawan, tetapi salah satu dari dosen biologi itb mengakui kalau bioengineering angkatan pertamanya ini perkembangannya sangat bagus.
    bioengineering itu lebih ke perancangan proses dengan merekayasa lingkungan objek. dan lulusannya paling tidak mampu merancang pabrik, insyaallah. kalau bioteknologi itu

    "Bioteknologi yang berkembang pesat saat ini pada dasarnya merupakan ilmu
    terapan atau teknologi yang bertujuan untuk melakukan rekayasa (manipulasi) dari
    sistem hidup (organisme). Keunikan bioteknologi dibandingkan dengan teknologiteknologi
    lainnya adalah bahwa dalam bioteknologi, objek yang dimanipulasi merupakan
    sistem hidup. Manipulasi yang diaplikasikan pada sistem hidup ini dapat bersifat
    permanen dan stabil. Tujuan akhir dari manipulasi sistem hidup yang dilakukan
    ditekankan pada peningkatan kualitas dan produktivitas fungsi dari suatu sistem hidup."

    kalau orang bioteknologi memerlukan orang teknik kimia untuk merancang pabrik sedangkan kalau bioengineering merupakan bioteknologi dan teknik kimia. tapi g sedalam bioteknologi dan tidak sedalam teknik kimia. intinya kombinasi dari 2 ilmu tersebut.

    makasih banyak

  1. Arifah mengatakan...:

    Hmmm...
    Bgitu y kak,
    Kalo msalnya saya mw ngmbil S-2 nya bioteknologi, bgusnya S-1 saya ngambil bioenginerring atau mikrobiologinya kak?
    Kra2 dari 2 pilihan itu, mana yang pling mendekati y kak, msih bngung nih, mohon bantuannya :)

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    hampir sama, terserah adik pengen yang mana.... kalau aku sih s1-nya dulu yang diseriusin

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    follow my blog ^^

  1. Arifah mengatakan...:

    Oh gitu ya kak...
    Makasih y kak infonya... :)

  1. Satrio A C mengatakan...:

    Mas? Rekayasa Hayati itu gelarnya sains ato teknik?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    gelarnya teknik......

  1. DinaSofiana's blog mengatakan...:

    kalau di luar negeri, biasanya lulusan bioengineering bekerja di perusahaan apa saja? apakah prospeknya pasti terjamin? saya masih bingung antara bioengineering atau kedokteran, terutama disebabkan masalah prospek dan minat, serta persetujuan ortu. mohon pencerahannya kak, terima kasih.

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    aku belum berani menjamin prospek untuk bioengineering di luar negeri..... tapi secara dasar bioengineering itu mirip teknik kimia. mengapa itb meluncurkan jurusan bioengineering? karena indonesia banyak hutan tapi g bisa memanfaatkannya. Banyak yang perlu diproduksi tapi belum bisa menjembantani antara orang teknik kimia dan biologi dalam membangun pabrik berbasis hayati. Bioengineering itu adalah perpotongan antara jurusan TEKNIK KIMIA dan BIOLOGI. jadi bioengineering diharapkan menjadi seseorang yang mampu membangun PABRIK BERBASIS HAYATI. Misal membuat pabrik bioetanol dari tumbuhan jarak, kita bisa mengoptimalisasi produksi bioetanol dilihat dari sel penghasil minyak bioetanol. Jadi kalau orang kimia hanya melihat dari luar saja, orang bioengineering bisa melihat dan mengoptimalisasi sel yang dipelihara. Prospek bioengineering mirip teknik kimia, tapi perusahaan yang berbasis hayati.

  1. DinaSofiana's blog mengatakan...:

    oke makasih kak penjelasannya :)

  1. RidiculousKamikaze mengatakan...:

    Ass.Wr.Wb. Wah, terimakasih, Kak, atas informasinya. Mau nanya nih, Kak. Saya ini kan, Kelas XII IPA, harus sesegera mungkin dong nentuin mau jadi apa, dan mau masuk jurusan mana buat kuliah. Kebetulan, saya suka biologi, dan pernah ikutan OSNnya. Saya juga suka BIOTEKNOLOGI. Lalu, kalo untuk S1 Bioteknologi, jarang ya, di Universitas2 Terbaik Indonesia, iya kan? Nah, menurut kakak, lebih baik saya masuk Teknik Bioproses (UI), Bio-Engineering (ITB), Biomedical-Engineering (UNAIR)? Emg perbedaan dari 3 itu apa sih, Kak? Oia, anggaplah saya memilih salah satu pilihan itu, apakah nyambung/bisa/memenugkinkan saya S2nya ngambil Bioteknologi? Terimakasih atas perhatiannya dan jawabannya. Wasalam :D

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Waalaikum salam WRWb...
    Apa yang kita pelajari di SMA itu kayak kita liat kacang hanya pada kulitnya. belum ngeliat dalamnya....
    Anggep aja biologi sebagai kulitnya untuk melengkapi isinya, jadi jangan takut kalau dari biologi ke bio-bio yang lain,,, INSYAALLAH PASTI BISA......

    Teknologi bioproses adalah teknologi yang berkaitan dengan segala operasi dan proses yang memanfaatkan mikroorganisma baik dalam fasa hidupnya maupun produk-produk enzimnya. Teknologi bioproses merupakan gabungan antara bioteknologi dan teknik kimia.
    Seperti yang kita tahu, bioteknologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang rekayasa genetika dan bagaimana cara memanfaatkan mikroba untuk menghasilkan suatu produk. Dalam bioteknologi akan dipelajari tentang mikrobiologi, molekular genetika, dan biokimia. Teknik kimia merupakan salah satu ilmu dalam bidang teknik (engineering) yang mempelajari tentang bagaimana cara untuk mendesai atau merekayasa suatu proses desain atau kendali untuk bahan-bahan kimia menjadi produk massal. Dengan kata lain, teknik kimia berperan untuk memproduksi suatu produk secara lebih banyak.
    Produk-produk hasil penelitian bioteknologi itu sangat banyak dan sangat memiliki manfaat. Namun, semua itu tidak memiliki manfaat apapun apabila tidak dapat digunakan oleh orang banyak. Disinilah peran teknik kimia, dimana digunakan untuk mendesain suatu proses desain dan kendali terhadap produksi hasil penelitian bioteknologi secara massal. Teknologi untuk memproduksi hasil-hasil bioteknologi secara massal inilah yang disebut dengan teknologi bioproses.
    Sumber http://lischer.wordpress.com/2009/07/25/apa-itu-teknologi-bioproses/

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    atau baca juga ini

    http://motegum.wordpress.com/2012/01/23/teknologi-bioproses/
    kutipannya sebagai berikut

    Lalu apa perbedaan antara teknologi bioproses dan bioteknologi yang ada di prodi Biologi FMIPA UI? Jawabannya adalah pada skala. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, beberapa kali saya menyertakan kata-kata “massal”. Mengapa? Karena di sanalah letak perbedaan antara bioteknologi dan teknologi bioproses. Secara sederhana, bioteknologi berperan untuk menemukan dan menciptakan sesuatu yang baru, sedangkan teknologi bioproses berperan untuk memproduksi produk bioteknologi secara massal (skala industri). Melalui produksi skaa industri tersebut, harga produk menjadi lebih terjangkau. Hal tersebut dilakukan sebab walau bagaimanapun, apabila produk bioteknologi bermanfaat tetapi tidak dapat dijangkau seluruh kalangan, maka hal tersebut tidak akan begitu berarti bagi masyarakat banyak.

    Nah, bagaimana sekarang, apakah sudah cukup terbuka wawasannya mengenai teknologi bioproses? Saya lanjut yaa..

    Mungkin ada juga yang ingin mengetahui beberapa gambaran lain mengenai teknologi bioproses. Sedikit gambaran, teknologi bioproses dapat berkiprah untuk mewujudkan beberapa hal seperti plastik yang biodegradable, biomaterial, serta pengolahan limbah yang efisien baik melalui metode membrane filter maupun metode lainnya. Semua itu bisa dicapai dengan memanfaatkan bahan alam, tumbuhan, dll.

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    komen sebelumnya menurut saya sudah menjawab perbedaan antara bioteknologi dan teknologi bioproses sedangkan kalau bioengineering itu lebih universal,,,,
    bioengineering itu juga mencangkup teknik pertanian maupun kehutanan, ada juga kesehatan seperti biomedical engineering......
    tapi di ITB fokusnya hanya di masalah tumbuhan, alasannya indonesia banyak sumber-sumber hayati yang melimpah TAPI belum termanfaatkan dan alasan kedua tumbuhan adalah makhluk yang bisa mengkonversi energi matahari ke energi kimia yang nantinya bisa dipakai oleh seluruh makhluk hidup....

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    gambaran bioengineering ITB tuh, jika kita mau buat bioetanol dari buah jarak kita juga harus menanamnya terlebih dahulu.....
    Awalnya kita nanem jarak, terus kita rekayasa tuh komposisi nutrien di tanahnya, kelembapan udara di sekitarnya, jumlah airnya (ini nih yang di teknologi bioproses tidak ada, adanya di teknik pertanian). merekayasa nutrisi itu juga tidak bisa sembarangan, komposisinya harus pas agar optimal hasilnya tapi juga tidak menghabiskan biaya banyak...... Intinya mengakali agar kita modalnya dikit tapi hasilnya maksimal (namanya OPTIMAL). selain itu, tanahnya juga direkayasa, kegemburan tanahnya juga harus diperhatikan. tanah yang lunak beda loh sama dengan tanah yang keras.... tanah yang lunak membuat tumbuhan tidak perlu susah payah untuk menjulurkan akarnya kemana-mana sehingga energi yang dikonsumsi dikit dan jadinya buah yang dihasilkan lebih banyak.... tumbuhan ga perlu susah-susah buang energi, sehingga hanya fokus pada pembentukan buah yang notabene tempat untuk menyimpan nutrisi.....
    Setelah didapatkan jumlah buah yang optimal maka orang bioengineering belum selesai tuh kerjaannya....
    dia harus memproses lagi agar kandungan minyak dalam biji jarak dapat diekstrak secara optimal.... memprosesnya lewat sebuah bioreaktor dengan direkayasa tekanan, suhu, agar didapatkan minyak yang banyak tapi biayanya sesedikit mungkin,,,,,, orang bioengineering juga harus memproduksinya dalam skala pabrik juga (ini nih miripnya dengan teknik kimia, tek kimia memakai senyawa-senyawa tapi kalau bioengineering memakai ekstrak tumbuhan... ataupun barang-barang hayati lainnya......)....
    Masih bingungkah,,,,,
    Bioengineer itu menanam tumbuhan hingga mengolah di pabrikkkk semua dilakukan sendiri..........................

  1. Ardiansyah Azhary mengatakan...:

    Wah, penjelasan yang sangat2 informatif. Makasih banget, Kak. Jadi, bisa gak, kita narik kesimpulan kalo Bioengineering itu lebih Kompleks & melelahkan? :)
    Oia, Kak, kalo untuk beasiswanya dan Prospek Kerjanya, lebih banyak teknik bioproses UI, apa bioengineering ITB?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Bioengineering itu ndak melelahkan, kan kita bisa bagi2 job.. Kan bioengineer tidak Hanya satu doang. Kan kita bisa kooperatif .
    Kalo masalah beasiswa aku ndak tahu. Kalau prospek, di perusahaan yang berbasis hayati , misal perkebunan atau pabrik yang ingin ramah lingkungan.

  1. Anonim mengatakan...:

    A ..mau nanya. Klo kakak sndiri ngmbil prodi apa?
    Trus prodi yg bnyak d butuhin di bidang industri itu apa ?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Saya ngambil prodi bioengineering.....
    insyaAllah hampir semua prodi teknik di itb dibutuhin oleh industri, yang penting itu apa minat adik, masalah kerja urusan nanti. kalau banyak dibutuhin industri tapi kuliahnya ga minat ya ntar bisa-bisa DO akibat ga minat sama pelajaran itu.....

  1. Anonim mengatakan...:

    kak... ak mahasiswa TPB 2012 sith Rekayasa nih... rencana nya mau ambil bio-engineering... kk udh di jatinangor?.. gmn dsn?..

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    sudahlah...... susah-susah senang hehe

  1. Fadhilatul Laila mengatakan...:

    assalamualaikum....
    kak, mau tanya...
    seumpama ikut jalur undangan
    pil. 1 : SITH sains
    pil. 2 : SITH rekayasa
    bisa tidak?
    sama-sama SITH tapi beda fakultas kan kak?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    kalau tahun kemarin ga bisa, soalnya se fakultas....... ngebedain itu cuman karena untuk mempermudah saja setelah keterima nanti....

  1. Anonim mengatakan...:

    kak. saya anak IPA. tapi gabisa diem. intinya saya ingin ke jurusan yang seru . mintanya sih biologi karena emang asik sih kalo tau tentang semua yang ada di "alam" hehe ringkasnya gitu. saya cocok ga masuk jurusan ini ? ada kegiatan keluarnya ga ? makasih..

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    di jurusan biologi minimal sekali pernah keluar untuk kuliah lapangan, seru sih... banyak anak yang masuk biologi karena suka ke alam gitu.... terus praktikumnya juga seru-seru.....
    sebagai info aja, di SITH ITB ada 5 jurusan, BIOLOGI, MIKROBIOLOGI, BIOENGINEERING, REKAYASA PERTANIAN, sama REKAYAS KEHUTANAN.....

  1. blogku mengatakan...:

    assalamualaikum kak,
    aku kelas xii ipa awalnya yakin banget mau masuk rekayasa, tapi akhir-akhir ini bingung lagi soalnya dapet informasi dari salah satu anak sith sains "klo mau masuk rekayasa nggak perlu suka biologi, yang penting bisa ngitung sama suka fisika", nah gimana tu menurut kaka.
    walaupun masuk rekayasa memmungkinkah nggak sih kak kita jadi peneliti, bukan di bagian industri. bukan peneliti lapangan tapi peneliti yang cuma ada di lab ( ngerekayasa substrat di makhluk hidup ), menurutku itukan butuh itungan yang lumayan susah tapi tentu nggak sesusah teknik fisika dan teknik kimia.
    makasih kak

  1. blogku mengatakan...:

    TAMBAHAN
    Padahal aku suka biologi (tapi nggak terlalu kuat hafalan sih) dan nggak begitu suka fisika

    makasih sekali lagi ...

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    kerjaannya anak rekayasa memang di lab kok, ga perlu takut...... tp terserah kalau pengen masuk sains atau rekayasa...keduanya oke...

  1. Anonim mengatakan...:

    assalamualaikum kak. saya anak kelas xii tapi farmasi kak, rencananya saya pengen ikut jalur undangan. kira-kira jurursan ini udah ada belum ya di daftar snmptn undangan, terus kalo kita ga berbasis ipa, akan lebih sulit tidak si ikutin jurusan ini? kira-kira dari farmasi ke Bioengineering itu nyambung ga sih ?
    makasi :)

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    wa'alaikum salam wrwb, di jalur undangan insyAllah ada. pilih aja pilihan SITH REKAYASA,,,,, ada nyambungnya tapi sedikit dgn farmasi

  1. Anonim mengatakan...:

    assalamualaikum kak, aku kelas 12, mau nanya , katanya "pembelajran rekayasa hayati dilakukan di dua kampus , ganesha dan jatinangor" itu maksudnya 1 thn di ganesha trus tahun brktnya di jatinangor , atau ganti-ganti sesuai jadwal, klo ganti- ganti , ngekos dimana kak ??

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    w3, kuliahnya beberapa mata kuliah di ganesha tapi kebanyakan ada di nangor, ngekosnya ya di nangor

  1. Anonim mengatakan...:

    Mau nanya kak jd kalo mau milih undangan/tulis sith tuh satu fak aja(sith) gitu? pas tpb baru dijurusin ke sains/rekayasa?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    enggak, langsung milih rekayasa atau sains...

  1. Diahayu Okta mengatakan...:

    halo kak aku siswi kelas xii ipa minat sama rekayasa hayati, mikrobiologi. menurut kakak prospek yang bagus buat 4 th kedepan yg mana ya? buat masuk ke sith jalur undangan kira2 nilai minimal sekitar berapaan?
    makasih

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    ke2nya bagus kok, karena ke2nya berbasis hayati apalagi sekarang lagi mencari energi alternatif untuk masa depan,,,,,,,

  1. Diahayu Okta mengatakan...:

    sith banyak kerjasama sama perusahaan gitu nggak sih kak? kalau iya perusahaan apa aja?

  1. Ini akreditasinya udah A belum kak?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Diahayuv: Kalau kerjasama saya kurang tau, kalau Bioengineering sebelum dibuat, diadakan jejak pendapat dengan perusahaan yang mempunyai kepentingan, semua jurusan di ITb banyak jaringan kok di perusahaan2....
    Dwiki : Setau saya akreditasi jurusan di ITB A semua, ada beberapa yang diakui internasional. Sebenarnya itu akreditasi jurusan itu kebanyakan berlaku untuk PTS-PTS, PTN jarang ada akreditasi gituan....

  1. Diahayu Okta mengatakan...:

    buat sith sendiri kuotanya dari tahun ke tahun berapa ya kak?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    buka ini deh.. http://cerita-dari-itb.blogspot.com/2012/11/daftar-jumlah-peminat-daya-tampung-dan.html

  1. Anonim mengatakan...:

    Jadi bioengineering dan rekayasa hayati itu sama?
    Aku masih bingung, Kak. Makasih

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    sama aja, bahasa inggris sama bahasa indonesia doang

  1. Anonim mengatakan...:

    kak boleh tahu, memang hitungan di rekayasa sangat mendominasi ya dari pada biologinya?? boleh tahu ilmu biologi apa saja yang akan dipelajari di rekayasa, saya udah lihat sih kurikulumnya di situs resmi itb, tapi masih kurang paham, tolong lebih dijelasin ?? oh ya untuk program pilihannya itu masudnya gimana , dan mekanismenya gimana ? dan yang terakhir , misal saya mau ambil bidikmisi ( eh kakak bidikmisi ka ?) tapi gak pake jalur bidikmisi bisa , yah snmptn biasa nanti klo udah keterima baru ngajuin bantuan pembiayaan ( eh ini termasuk bidikmisi bukan ya kak ?? ) ,
    oke , sudah , makasih banyak kak , sukses selalu

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Yups mendominasi sekaleeeee..... ada teknik mengkultur sel di dalam botol, belajar metabolisme tumbuhan, mempelajari struktur fisik tumbuhan, mempelajari sel beserta funsi setiap organ2nya, diperkenalkan sedikit tentang bioteknologi masa kini (tp ga sampe rekayasa genetik, paling cuma ngenalin doang cara ngerekayasa genetik), diajari juga tumbuhan2 yang potensial untuk dikembangkan secara pabrik.......

  1. Anonim mengatakan...:

    Kakak saya mau tanya perbedaan sith rekayasa sama sains itu apa? Terus prodi di masing2 tersebut ada apa aja?
    Makasih

  1. Anonim mengatakan...:

    kak saya mau nanya , kalau sistem snmptn undangan sekarang liat nilai un nggk ?...

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Rekayasa : jurusannya berupa jurusan teknik, >> Bioengineering, Rek. Pertanian dan Rek. Kehutanan
    Sains : lebih ke ilmunya, >> Mikrobiologi dan Biologi

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Sepertinya yang penting lulus deh UAN nya,,,, nilai ga jadi pertimbangan...

  1. Assalamu'alaikum kk..
    saya mau nanya dong.. :P
    Kan saya lebih ngarah suka ke research penelitian/ristek..
    kayak ngebuat" alat" tp masih berbasis eco green..
    Soal'a waktu itu saya pernah searching di Internet, ada mahasiswa jepang yg membuat alat yg bisa ngerubah limbah plastik menjadi bahan" dasar batu bara dengan cara di kasih tekanan sehingga mengurai..
    dan juga mereka membuat sebuh tanaman yang bisa hidup di dataran kering..
    Nah apakah di Bioengineering kita belajar u/ itu??
    Dan apakah hanya berbasis kita belajar u/ pengoptimalan di Pabrik??
    dan apakah kita dipersiapkan menjadi reaserch atau cuman jadi engineer di sebuah industri kk??
    Reply to : fhidye@gmail.com

    Makasih atas jawabannya ya kk.. :) Nice post..

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    WaalaikumsalamWRWB
    kalau research bukan s1, lebih baik nambah ke s2 dan s3,,, soalnya kuliah dimanapun s1 itu masih level pekerja,,,,
    kalau itu lebih ke BIOTEKNOLOGI itu di itb jenjang S2,,,, ga cuma ngoptimalin pabrik doang,,, itu cuma salah satunya.... bisa aja kita jadi research (kalau nerusin s2, s3) dan engineer (biasanya cuma s1, kalau pinter bgt mah bisa masuk research walaupun cuma s1, tp umumnya jd engineer)

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum kak, saya anak kelas 2 SMA yg sbntar lg naik kls 3 hehe , dan harus segera menentukan jurusan mana yg dipilih agar bisa optimis di kls 3, saya sendiri sangat menyukai biologi, dan nilai saya alhamdulillah lumayan untuk biologi tetapi untuk ilmu hitung saya masih kurang seperti matematika dan fisika, saya sudah lumayan minat dgn jurusan ini,lalu ada kaka kelas dri sekolah saya juga yg diterima di jurusan ini, menurut kaka saya lebih cocok masuk biologi, rekayasa hayati, mikrobiologi atau kehutanan kak saya sendiri minat untuk ke -4 nya namun bagaimana dengan kemampuan ilmu matematika dan fisika saya yang kurang. meski kaka bilang suka mengadakan belajar bersama menjelas UAS, mungkin diantara semua prodi itu mana yg intensitas matematika dan fisika nya yg sedikit hehe :) mohon sarannya ya kak, terimakasih semua info kaka selama ini sukses selalu..

  1. Nadine C mengatakan...:

    Assalamualaikum kak,
    kak kalo misalnya pas di SMAnya fisika dan mtk nya ga terlalu pro, kira2 bisa ngikutin ga ya di sith-rekayasa?
    saya takut ga bisa ngikutin krn ga terlalu jago fisika & mtk.
    oiya di rek-kehutanan lebih domoninan itungan juga ya kak?
    mohon sarannya ya kak.makasi,& sukses selalu.

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim + Nadine : pertanyaannya hampir mirip, saat tpb semua jurusan di itb bakal merasakan mtk n fisika insyaAllah kalau ga salah, utk biologi dan mikrobiologi : sedikit matematika n fisika, utk kehutanan ada tapi gak sebanyak rekayasa hayati. Saran saya masuk aja biologi atau mikrobiologi aja daripada entar keteteran mengikuti #justSaranSaya. Kalau mau nyoba rek. hayati sok mangga aja....

  1. Anonim mengatakan...:

    assalamualaikum kak, mau nanya kalo jurusan rekayasa pertanian itu lebih mirip sama teknologi industri pertanian, teknik pertanian atau agroekoteknologi? dan mata kuliah nya juga lebih banyak fisika/matematika atau kimia? makasih banyak kak

  1. Anonim mengatakan...:

    Kok agak beda ya sama definisi biological engineering yang secara umum saya tau secara global (dunia).

    Kalau yang dijelaskan di tulisan Mas Ahmad ini, kayaknya justru malah ke arah Bioprocess Engineering (yang hanya sebagian kecil sekali dari biological engineering), apalagi setelah lihat judul-judul mata kuliahnya... Jauh sekali dengan kesan Biological Engineering; meskipun di tulisan Mas Ahmad definisi Biological Eng sudah cukup benar diberitahukan. Bioengineering di Indo, kalau lingkupnya seperti yang Mas Ahmad ceritakan, sebenernya sudah ada kalau gak salah di ITB juga, jurusan Teknik Kimia. Katanya mereka punya subjurusan Teknologi Bioproses yang kuliahnya mirip seperti bioeng ini.

    Kalau ingin dikatakan jurusan Biological engineering yang murni biological engineering (bukan campuran/mimik dari bioproses eng) pertama di Indonesia, kita harus menyentuh ke ranah-ranah bioengineering mula-mula. Kuliah-kuliah bioeng asli (seperti yang saya lihat di silabus bioeng universitas internasional)seperti biologi sel, sistem genetik & reproduksi sel, sistem metabolisme sel, enzim dan rekayasa enzimatik, yang mana merupakan ciri khas dasar biological engineer termasuk bioreaktor, unit operasi, dan pengendalian proses.

    Saran saya, Bioengineering di ITB coba untuk menawarkan sesuatu yang benar-benar fresh (segar), sesegar jurusannya yang baru bberapa tahun lalu didirikan. Ruang bagi Bioeng terbuka lebar: rekayasa bakteri, rekayasa enzim, dan pengembangan proses untuk industri bioenergi, biopolimer, antibiotik, vaksin, nanobioteknologi, bioremediasi, dan buannyaaakkk lagi... Hehhe. Bioeng ITB bisa bergerak dalam mengembangan mikroorganisme untuk bioenergi/polimer/remediasi asli Indonesia, pengembangan enzim-enzim asli Indonesia, dan pengembangan obat-obatan dengan pendekatan bioengineering.

    Semoga sukses buat kuliah Mas Ahmad. Semoga bermanfaat buat negara kelak dan jangan puas dengan Bioeng yang sekarang. :)

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim1 : silahkan dilihat saja di silabus kurikulum rekayasa pertanian, karena jurusannya baru saja dibuka jadinya saya juga kurang tau..... #TakutSalahJawab

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim 2 : :D

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim 2 : Memang semua yang anda katakan memang benar, namun karena Indonesia negara yang masih terbelakang dengan alat2 super canggih makanya bioengineeringnya 'hanya' fokus ke tumbuhan selain toh kita ga harus kayak jurusan2 di luar negeri yang sudah ada bioengineering yang berbasih organ manusia, hewan ataupalah. Namun kalau itu diterapin di indonesia tidak begitu terprospek ke depannya. Kalau saya nangkepnya pembuatan bioengineering ini yaitu 'berkembang' dengan 'kelebihan yang ada di sekitar kita'. Kita banyak hutan, kenekaragaman hayati, sedangkan mereka (USA, negara2 maju, dll) tidak punya keanekaragam sebanyak kita, jadi ini potensi bagi Indonesia untuk maju :D . Alhamdulillah diskusi yang begitu menarik, terimakasih atas sarannya....

  1. Anonim mengatakan...:

    assalamu'alaikum ka... maaf sebelumnya saya ingin menanyakan beberapa hal pada kaka terkait masalah bioengineering.. :D
    a. ka sebenarnya untuk jurusan bioengineering ini sendiri di luar negri ngetrendnya apa?? eh iya saya sudah mencoba mencari beberapa literatur terkait jurusan ini, tapi yang saya temukan adalah tentang biomedical engineering..nah korelasi dengan bioengineering di ITB itu sendiri seperti apa??
    b. ka sejujurnya saya masih bingung dengan riset seperti apa yang nantinya bisa kita lakukan di jurusan ini?..apakah hanya memantengi bioreaktor saja?.. atau ada observasi ke lapangan seperti misalanya rekayasa kehutanan ka??..
    nah pertanyaaan terakhir ka..
    misalkan nih ka kita udah lulus S1 nah kita mau lanjut S2 kira-kira keilmuan apa saja yang bisa kita jadikan patokan terkait jurusan ini??..apakah harus selalu berbasis ilmu hayati?? atau bisa lintas ka??..

    terimakasih sebelumnya... :)
    #ps.. maaf terlalu banyak bertanya,,

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    a. Mirip bioprocess engineering, bioengineering tuh umum, kalau biomedical itu salah satu bagian dr bioengineering.
    b. Utk riset, kayaknya s1 ga ada riset deh... kalau pengen riset ngelanjutin aja s2 n s3 dulu..
    Bioeng itu luas bgt, bisa masuk hutan bisa masuk ke pertanian.. saya aja mau nyoba s2 teknik pertanian... Selama itu hayati bisa kok dimasuki bioeng.
    c. Bioeng kan masih kayak umum gitu, jd bisa fokus ke biomedical seperti yang kamu dapetin itu (ga tau juga sih s1 biomedical ada atau engga), atau ke teknik pertanian, bioprocess juga bisa insyaAllah..

  1. Anonim mengatakan...:

    Dear writer,

    Saya anonim yang kemarin bahas biological engineering..

    Hmm.. saya setuju dengan pendapat bahwa prospek bioengineering di ranah rekombinasi, vaksin, dan biomolekuler masih sangat kabur.

    Tapii.. kalau dibilang USA & Europe mengembangkan bioengineering karena minimnya biomassa mereka, enggak juga loh.. Di eropa, mereka punya hutan skandinavia yang bisa mensuplai large amount of biomass. Dan Jerman, walaupun sulit dipercaya karena produksi biomassa nya "kita anggap" rendah, merupakan lima besar produsen bioetanol terbesar di dunia. USA punya brangkasan jagung (corn stover) yang melimpah sebagai hasil samping industri corn ethanol nya. Jadi, kekurangan biomass tidak bisa dianggap sebagai driving force bioengineering. FYI, enzim buat bikin etanol dari jagung yang dipake di USA sekarang itu jamurnya dari Papua loohh... Tapi, kalau kita mau pake jamur yang sama, kita kena pelanggaran kekayaan intelektual karena jamur itu patennya amerika. Ironis kan.. Hehhehe..

    Betul jika kita sebaiknya fokus pada bahan dan keadaan Indonesia. Tapi, coba deh kita bayangkan. 10-20 tahun lagi, saat asing udah punya teknologi bioengineering yang advance tapi mereka sudah kurang biomass (atau mencari biomass lain untuk menabung biomass di negaranya) menginvasi Indonesia. Kasusnya akan sama dengan Migas kita. Asing datang dengan teknologi yang canggih dan murah kemudian membuka peluang devisa yang besar dari ekspor biomassa dengan kontrak puluhan tahun. Apa akibatnya? Kita terus ketinggalan dan kuliah-kuliah bioengineering advance akan terus tidak relevan dan tidak prospektif.

    Nah, menurut saya, sikap yang terbaik adalah menuntut ilmu setinggiiiii langitt... Belajar biomolekuler, sistem metabolisme, ekspresi gen, rekayasa enzim, teori rekombinasi, dan status kemajuan bioengineering di skala dunia. Kalau kita sudah di level ini, kita tidak berarti meninggalkan/mengabaikan relevansi keadaan Indonesia saat ini. Malahan:

    1. Kita menyiapkan diri kalau-kalau suatu saat pemerintah kita "di-waras-kan" untuk kemandirian teknologi. Kalau kita sudah punya bekal yang baik, tak terlalu sulit untuk maju dan menyalib asing.

    2. Saat lulus dan terjun ke industri, kita punya knowledge dan pandangan yang jauh lebih luas dari generasi senior kita, sehingga kita bisa menawarkan breaktrough yang memajukan industri kita.

    Waahh, udah kebanyakan.. Hehehe.. Saya gak niat nyerang atau apa loh. Justru saya pengeeennnnn banget bioengineering berkembang sangat mutakhir di negara kita ini. Saat era bio-based benar-benar terjadi, nobody but biological engineers that take over the world. ;)

  1. Anonim mengatakan...:

    Wah, cursornya Ivysaur. Suka maen pokemon juga yak? Hahaahaha.. *OOT*

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Wah terima kasih sekali atas sarannya, mungkin ilmu saya masih dangkal dan tidak sedalam Anda jadi ya maklumlah, ini aja s1 belum lulus... Tapi insyaAllah berusaha diperbaiki terus menerus jurusan yang ada di ITB ini maklum saya angkatan pertama dan baru 2 tahun di jurusan ini jadi terima kasih atas sarannya..... Nice Discussion....

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Oiya sama ini tulisan saya tulis pas belum genap 1 tahun di bidang bionengineering, maaf kalau banyak yang ngawur, tp insyaAllah itu yang saya dengar dari dosen kami....

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamu'alaikum ka.. maaf sebelumnya saya ingin bertanya... kalao kaka dulu milih mata kuliah yang dipadetin itu semester berapa ka??.. soalnya kalo akhir2 yang dipadetin kan repot.. terlalu awal juga takutnya malah cuma lewat tapi ga ngerti apa-apa...

    #minta saran ya ka.. terimakasih :)

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Waalaikum salam wrw wb, umumnya yang dipadetin tuh tingkat 2 dan 3...

  1. Rinata17 blog mengatakan...:

    Kak mau nanya kira kira minimal rata2 nilai sekolah kalau pengen masuk bio engineering berapa? soalnya saya suka pesimis mau daftar ke itb.

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Itb itu utk coba2 aja.... soalnya kebanyakan yang masuk itb daftarnya pada nyoba.... efek krn ter'dogma' itb itu susah masuknya..

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamu'alaikum...
    Terima kasih info2 dan komentar yg sangat informatif...
    Mau tanya, tingkat kesulitan masuknya susahan sith rekayasa atau teknologi bioproses ya?
    Saya tertarik banget dengan teknologi beginian....

  1. Anonim mengatakan...:

    Asslmkm.... Kaka makasih infonya. Sith kan di jatinangor, kalo mau kegiatan unit gitu berarti bolak balik ke ganesha ya? Emang jauh ga sih?

  1. Anonim mengatakan...:

    Hi kak Rizal ..
    aku Nabila, sekarang kls XI .
    pertanyaanku simpel aja,
    sama gak sih bioengineering sm biomedical engineering?
    apa biomedical engineering lebih ke life science dibanding bioengineering?
    ataukah sama, cuman di keren-kerenin aja dipakein medical :D
    udah segitu aja dulu kak ..
    Ciao

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim : teknologi bioproses perasaan ga ada. Itu hanya sub-jurusan.....
    Anonim 2 : Jauh dan bolak balik, tp kalau niatnya mencari ilmu inshaaAllah dimudahkan...
    Nabila : Bioeng itu umum, biomed itu salah satu bagian dari bioeng, namun di itb bioengnya dikerucutkan hanya fokus tumbuhan....

  1. musuko mengatakan...:

    kak, dalam bayangan sy, rekayasa hayati ini begitu luas, mencakup seluruh komponen alam. nah, kakak ini kan udh memasuki semester2 akhir kan? pertanyaan sy, adakah matkul yg menyangkut rekayasa tentang hewan, virus, dan aspek alam lainnya selain tumbuhan (di semester2 lanjutan)? hehe terima kasih sy tunggu jwbnnya ya :)

  1. riski goeltom mengatakan...:

    ass. kak saya riski dari riau
    pengen nanya kalau kita ambil jalur masuk itb lewat jalur peminatan..tapi ke rekayasa yang lain kayak pertanian atau kehutanan. masih bisa pindah ke bioengineering gak pas udah diterima kak?
    makasihi kak..

  1. raudya ramadhani mengatakan...:

    kalau mengganggu, saya berencana utk coba msk sith rekayasa karna baca tulisan ini, sy tertarik karena dari yg sy baca di prodi bioeng hanya mempelajari ttg tumbuhan. Dimana ibu sy mempunyai sebuah perushaan kecil kosmetik yg bahan2nya terbuat dari hampir 100% bahan alami tumbuhan,yg meracik seorang lulusan kedokteran dan jg mlanjutkan studi bhn khasiat dan sy berniat menjadi penerusnya. Menurut kk apakh dlm bioeng bs mnjd sebuah alternatif utk hal itu? terimakasih

  1. raudya ramadhani mengatakan...:

    *Assalam, maaf kalau mengganggu* pesannya terhapus

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Riski : Ga bisa, mending langsung fokusin ke jurusan yang diinginkan
    Raudya : waalaikum salam wrwb. iya banget tuh.... InsyaAllah masuk jurusan yg tepat...

  1. Anonim mengatakan...:

    ka mau nanya, saya ini suka biologi, saya juga terhitung kuat di eksak nah tadinya saya mau ke fk tp saya pikir2 lagi passion saya lebih ke bioenginering atau bioproses nah nanya kalo di sith rekayasa kita berkutat dengan apa aja? terus prospek kerja kedepannya gimana? terus dibanding bioproses persamaan dan perbedaannya apa ka dalam kajiannya. ohiya mau minta saran nih ka sekiranya saya suka biologi, eksak dan teknik gitu, lebih cocok sith-rekayasa(bioenginering) atau fti->tek.kim->bioproses? makasih banyak ka!

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Kalau bioeng itu fokusnya pada tumbuhan, dan merekayasanya dalam hal metabolisme selnya, kalau bioproses, mereka ga mempelajari si selnya dalem tp hanya sekedar tahu (mungkin, kalau dibandingn dgn bioeng) saja mereka lebih condong perekayasaan suhu ataupun tekanan dan senyawa2 kimia dlm bahannya (anak Bioeng juga tahu namun ga sampe sedalem bioproses).

  1. Java Aji mengatakan...:

    wah ini jurusan yang saya incer2 dari SMP .... tpi klo abis lulus SMA langsung bisa masuk jurusan ini Kak ?? mohon penjelasannya masih bingung sama perkuliahan hehehe

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum. Kak, mau tanya nih .
    Perbedaan rekayasa hayati, rekayasa kehutanan, sama rekayasa pertanian itu apa ya kalo ditinjau dari yang dipelajari? Terima kasih :-)

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Kalau habis lulus, di ITBnya masuk fakultas dulu habis itu baru masuk jurusan, namun harus rebutan lagi utk masuk jurusannya sesama temen se fakultas, ada kesempatan untuk terlempar dr jurusan inceran tp itu kecil

    Anonim : Waalaikumsalam wrwb. Rekayasa hayati->rekayasa dalam reaktor ataupun rumah kaca yg 100% terkontrol kondisi lingkungannya. Rekayasa pertanian : rekayasa di sistem pertanian, tp hanya sekitar 40% ngontrolnya, karena susah terhalang sama iklim, jd ga full bisa ngerekayasa si objek. Rekayasa kehutanan -> Ya ngerekayasa hutan, cukup jelas

  1. Anonim mengatakan...:

    gaji bioengineer berapa ya ?

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum ka kalo boleh tau kaka waktu masuk sini lewat jalur apa ?

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum.
    kak mau nanya lagi nih . Ini anonim yg komentarnya dibales kakak tgl 8 Feb 2014 .
    Sebelumnya, saya berterima kasih atas balasan pd komentar saya sebelumnya.
    Kalo boleh tau, adakah peluang besar utk melanjutkan S2 di luar negeri setelah S1 di bioengineering?
    Kalo boleh tau juga, adakah relationship SITH-R ITB dgn luar negeri? Apakah di sana jg ada yg namanya pertukaran mahasiswa antarnegara?
    Maaf kak, nanyanya kebanyakan .
    Terima kasih, mohon dibalas :)

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim 1 : ga tau
    Anonim 2 n 3 : Waalaikum salam wrwb. USM ITB, kalau S2 keluar negeri jurusan baru pun terbuka lebar, yg penting ITBnya udah punya nama sama aja seperti UI, UGM dll.. ada sih, angakatan saya kan pertama, dan ada temen saya langsung ikut pertukaran pelajar...

  1. Anonim mengatakan...:

    Anonim 3:
    Sebelumnya terima kasih atas balasan komentarnya mas.
    Wah, keren banget mas :D Itu yang pertukaran pelajar ke mana mas? :o
    Tanya lagi mas, SITH-R ITB kan termasuk fakultas muda (blm lama amat) .
    Untuk prospek kerja sendiri, itu apa saja mas, khususnya di indonesia?
    Terima kasih banyak :)

  1. Anonim mengatakan...:

    Permisi, tanya boleh gak kak?
    Kalau tentang pengembangan dan researching tentang biologi seperti rekayasa genetik, kultur sel, itu bagusnya S1 nya ke bioengineering, bio sains, atau bioteknologi kak?
    Kalau untuk pengembangan energi masa depan berbasis bio itu enaknya jurusan apa S1 nya?
    Makasih. Mohon balas.

  1. Anonim mengatakan...:

    Asslamualaikum wr.wb kak kalo SITH-R kan dilaksanain di dua kampus di jatinangor sama di ganesha, kalo untuk SITH-S itu apa dilaksanakan di 2 tempat juga ? terimakasih kak

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim 3 : Pertukaran ke jepang, karena prospeknya besar maka dibuka jurusan baru... Indonesia butuh jurusan itu.....

    Anonim 25 feb : kalau rekayasa genetik ada di bioteknologi, kalau s1 masuk aja ke biologi, baru s2nya masuk ke bioteknologi, itu yg di ITB... kalau kultur sel bisa masuk biologi dan bioengineering... kalau energi masa depan bisa masuk tekkim atau bioengineering..... tp kalau bioengineering kita lebih unggul dalam bio nya

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim 28 feb : kalau SIT-S di ganesha full

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum, kak. Mau tanya sesuatu tentang SITH nih.

    Kan sekarang SITH sudah dibedakan jadi dua: Sains dan Rekayasa, dan pada saat mendaftar SBMPTN saya tertarik dengan jurusan Bio-Engineering yang kakak sebutkan. Tapi karena salah mencerna informasi, saya mendaftar ke SITH-S yang baru-baru ini saya ketahui, nggak ada jurusan tersebut. Untunglah biologi masih passion saya. Tapi karena niat masuk Bio-Engineering ini tertanam sejak awal, jadi agak gimanaaa gitu.

    Alhamdulillah saya lulus. Tapi saya masih susah move-one dari jejak Bio-Engineering. Kira-kira pas penjurusan nanti saya boleh milih jurusan itu nggak?

    -Gap

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    wah ga bisa dek, sabar ya, nikmatin aja, malah yg paling deket sama BE itu Mikrobiologi,,, kalau mau kuliah di Mikrobiologi trus ngambil mata kuliah luar milik BE itu lbh baik,,, atau pilihan yg paling waah, ngambil minor BE, top dah itu mah

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak mau nanya kalau s1 bioengineering s2 itu ada jurusan apa aja yg suitable sama bioengineering? Makasi kak :D

  1. Anonim mengatakan...:

    Minor BE itu apa?

  1. Ahmad Syamsu Rizal mengatakan...:

    Anonim 1 : s2 bioprocess milik FTI

    Anonim 2 : jd kalau kamu ngambil jurusan minor, di ijazah ntar ditulisin... misal kamu s1 biologi, trus di ijazah kamu mendapat gelar mayor sarjana biologi, sedangkan kamu mendapatkan gelar minor bioeng, jd keahlian tambahan gitu...

  1. Anonim mengatakan...:

    kalau bioengineering pelajaran minor yang bisa diambil apa aja ?

  1. Anonim mengatakan...:

    Sebenernya bioengineering itb sama spt bioproses ui ya?

  1. Auriga mengatakan...:

    kalau ambil minor, matakuliah yg memang bioeng banget, dasar yg harus dipunyai seorang bioeng
    bioeng itu beda sama bioproses, krn di tekkim itb juga udah ada bioproses

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak mau nanya, sy tertarik dg sith, tp sy bingung sith r atau sith s. Sy tertarik dg energi alternatif masa depN tp sy jg suka ttg tumbuhan dan hewan. Saran kk gmna?

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak klo sith s itu ktny sulit cri kerja bener gkii?
    Tp klo sith r harus jago itung2 ngan? Bisa sih ngtung2 gtu tp gkii jago. Guna dong kk sarannya?

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak mau tanya, kalau prospek kerjanya mau ke bagian bioremediasi/semacam ahli biologi di bidang perusahaan minyak&tambang, bagusnya pilih SITH mikrobiologi atau rekayasa hayati kak? Mohon pencerahannya :) terima kasih

  1. Auriga mengatakan...:

    Anonim 1: mending masuk SITH R
    Anonim 2: hmmmm,,,,, kerja sih byk tp karena ilmunya terlalu umum jd byk saingan, setiap kampus mah pasti ada biologi,,,,,,, ga juga kok, sith R ga semuanya ngitung, selama logika masih kuat bisa kok......
    Anonim 3 : Mikrobiologi

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum kak maaf mengganggu, saya mau tanya. Saya bingung antara memilih sith-s atau sith-r. Saya suka biologi juga hitung hitungan, tetapi saya suka biologi yang mempelajari sel sel manusia, sedangkan sith-r prodi bioengineering itu fokusnya ke tumbuhan ya kak? Jadi saya harus pilih yang mana? Lalu prodi apa yang saya pilih? Makasih sebelumnya kak

  1. Auriga mengatakan...:

    Waalaikum salam Kalau biologi intinya ga pernah ngitung :D........ kebanyakan teori dan lab

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak mau nanya, akreditasi SITH-R kan yang hayati kan masih B kak, bakal berpengaruh ga kak untuk nyari kerja nantinya ?

  1. Auriga mengatakan...:

    engga kok,,, kalau kerja lbh dilihat pas wawancara sama mungkin IPK

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum kak. Mau numpang nanya. Kalo di itb jurusan ini sudah lama belum ya kak? Dan apakah lebih condong kee hayati? Saya membaca beberapa artikel, mengatakan bahwa lebih condong ke membuat alat kesehatan. Yang benar yang mana kak? Terimakasih

  1. Auriga mengatakan...:

    Waalaikum salam wrwb. angkatan pertama 2010. lebih condong ke hayati,,, untuk alat2 bisa masuk jurusan baru yang bakal dibuka tahun ini di STEI.

  1. Auriga mengatakan...:

    *pembuatan alat2

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak sekarang kan di fti ada lagi jurusan bioenergi, jadi makin galau antara bioproses bio engineering bioenergi sama mikrobiologi :( *curhat

  1. Auriga mengatakan...:

    lbh baik masuk bioenergi aja :D ,,,,, tp alangkah baiknya sesuai minat

  1. regina oktaputri mengatakan...:

    Ka, saya anak kelas 11 mau naik ke kelas 12. Saya jurusan ipa tapi sebenernya gasuka sama pelajaran biologi dan fisika. Nilai saya tidak bagus tapi tidak jelek juga. Tapi saya tertarik dengan bioengineering ini. Menurut kaka, aku bakal suka ga masuk bioengineering? Soalnya aku takut malah gasuka terus jadi kaya salah milih jurusan. Makasih ka

  1. Auriga mengatakan...:

    saya juga ga suka biologi pas SMA, tp lama kelamaan suka bgt sama biologi

  1. fika indriyanti mengatakan...:
    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
  1. fika indriyanti mengatakan...:

    Assalamu'alaikum, kak saya mau nanya.
    Saya kan berminat masuk stih tapi masih bingung pilih stih-R / stih-S.
    Menurut post-an kakak sebelumnya, stih-S itu jarang outdoor sedangkan saya lebih suka explore outdoor gitu, hehe. Tapi sehubungan stih-R itu teknik dan saya perempuan.....bakal ngaruh ga kak sama efisiensi kerja? Jadi, sebaiknya saya pilih yg mana, kak? Terimakasih sebelumnya, kak. btw alhamdulillah post-an kakak ini sgt membantu saya. wassalamu'alaikum.

  1. fika indriyanti mengatakan...:

    + waktu kuliahnya brp tahun ya, kak?

  1. unkown mengatakan...:

    Ka , kmren aku ktrm fti jatinangor yg pgn nanti aku masuk tuh k bioenerginy , tapi aku rd takut soalnya kan aku bakalan jd angkatan pertama , prospek kerjanya jg takutnya kurang bagus ka. Mnurut kaka gimana nih ka... kaka juga kan angkatan pertama... gimana menurut kaka prospek kerja ya ? Oh iya di rekayasa hayati gimna kerjaannya ka ? Makasih :)

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum kak, kakak angkatan pertama kan tahun 2010, dan sekarang kakak bekerja dimana?

  1. Auriga mengatakan...:

    All : Waalaikum salam wrwb
    Fika : lebih detail gini, mikro: ngelab terus, bio dan kehutanan : outdoor terus, BE : kuliah trus hahahaha.... bioeng itu beda sama jur teknik lainnya, ga se laki teknik lainnya jd cewek no problem. Kuliahnya 4 tahun

    Anonim : adalah

  1. Anonim mengatakan...:

    assalamu'alaikum kak saya mau tanya. sebenernya dari awal saya udh tertarik sama rkysa kehutanan krn saya jg suka explore suka tumbuhan dan kadang suka bosan kalo terus menerus di ruang kelas. tp karna program rekayasa bykan itungan saya jd agak mundur krn matematika fisika saya gak terlalu tinggi dan nggak rendah jg sih, kalo dibilang bisa insyaallah saya bisa tp kalo itungnnya udah level tinggi saya jd pusing sendiri (mungkn utk pjran fisika kls 3 saat ini). menurut kakak saya masih bisa gk sih rkysa kehtnan atau sy jg ada pilihan lain mikrobiologi tp itu kan sith s kak(tp sy masih pede sih walopun biologi saya gak paling tinggi di kelas).sy fine2 aja sih kl beljarnya sllu dikls tp kan asik jg kak bljrnya keluar gitu hehe
    Bagusnya saya kehtnan atau mikrobiologi(?)
    Maaf ngerepotin dan kepnjngan kak. mksh sblmnya:) saya sangat butuh balesannya kak hoho

  1. Anonim mengatakan...:

    Kak bener gk sh katanya itb paling mahal tu biaya kuliahnya?

  1. La fina Dali mengatakan...:

    Kak berguna banget postingannya makasi sangatt
    kak boleh minta pencerahan di yang kk blg sblmnya klo logikanya kuat bisa lah brthan gitu di bioeng..cuma minta movasi aja gitu kak..sskuat apakah?/ soalx sering pusing sma math sm fisika..
    oh ya kak fsikanya kra kra materi mana yg pling sering di gunakan? Makasyiii

  1. La fina Dali mengatakan...:

    Kak berguna banget postingannya makasi sangatt
    kak boleh minta pencerahan di yang kk blg sblmnya klo logikanya kuat bisa lah brthan gitu di bioeng..cuma minta movasi aja gitu kak..sskuat apakah?/ soalx sering pusing sma math sm fisika..
    oh ya kak fsikanya kra kra materi mana yg pling sering di gunakan? Makasyiii

  1. Auriga mengatakan...:

    Anonim1 : Coba rekayasa kehutanan aja, itungannya ga banyak kok,,,,, SITH cuman Bioengineering aja yg itungannya byk
    Anonim2 : Banyak beasiswa tenang aja
    Fina : Sekuat punya tujuan utama,,,, kalau saya dulu pengen buat pabrik hayati jd semangat trus krn tujuan jelas,,,, fisika ga terlalu ada kok ternyata,,,,

  1. Anonim mengatakan...:

    kak mau tanyaa
    kalo di BE itu gak ada tugas kayak gambar teknik gitu kan?
    terus di BE beneran kak cuma kuliah aja? gak ada kegiatan outdoornya? padahal suka banget kak sama BE tapi juga suka sama kuliah yang sering outdoor gitu. makasi kaak

  1. Auriga mengatakan...:

    Ga ada gambar teknik, semua pakai aplikasi.... bisa dibilang kuliah aja sih, ngelab juga dikit, outdoor paling jalan2 ke thaild (pas jaman aku dulu)

  1. kina_al mengatakan...:

    assalamualaikum kak, mau minta bantuannya nih, aku sekarang kelas XII IPA dariawal masuk SMA aku emang udah tertarik banget masuk BE dan selalu pengen kekeuh ke BE sampe ga mikir rujukan jurusan lain, sampe kemaren-kemaren aku jadi pesimis gitu pas denger di ITB ada jurusan pemintan dan BE ga ada disana malah sodara-sodaranya yang ada, jadi galau apakah peluang masuk ITB lewat program peminatan lebih mudah di banding masuk BE? soalnya tahun kemaren kakak kelas aku baru ada lg yang masuk ke ITB jalur SNMPTN tapi yah program peminatan, itupun baru tahun kemaren lagi dari sekian tahun yang lalu, maklum kak sekolah aku madrasah aliyah dan yah belom sefavorit SMA2 lain gitu, aku jd bingung kak soalnya aku pengen banget bisa sekolah di ITB, selalu kagum dan pengen belajar disana dan yah pengen maksimalin dulu peluang di SNMPTN kali aja kan yah seberuntung kakak kelas aku yang itu, dan yang jadi masalah tuh sekarang di kelas 12 ini aku jd ngerasa lemah di biologi padahal aku suka banget sama biologi dan temen2 juga ngandelin aku di biologi tapi sekarang malah jadi ngerasa nyaman di itungan kak terutama fisika, aduh gimana yah kak, kira2 kakak punya saran ga buat aku? makasih nih kak sebelumnya maaf malah jadi curhat panjang dan nerepotin, wassalamualaikum kak :)

  1. Anonim mengatakan...:

    Assalamualaikum kak
    Kak di nangor semuanya bisa asrama ya atau cuman bidik misi? Kakak ngekos ya di nangor?
    Wassalamualaikum

  1. Auriga mengatakan...:

    Kina : waalaikum salam wrwb, karena BE byk peminatnya makanya ga masuk peminatan.... coba aja, kita sendiri ga tau kemampuan kita jd coba dulu mampu ga,,,, aku aja malah ga bisa biologi,,,,kelemahan pas kuliah ya di biologi sih tp semua ujung2nya bergantung usaha kita
    Anonim : waalaikum salam wrwb : bebas kok ga harus bidik misi...dulu asrama sampe lulus

Poskan Komentar