Senin, 23 April 2012

Kuliah Bioengineering : Bioprospek Tumbuhan Tropika



Kampus ITB telah menjadi sumber pembelajaran tentang tumbuhan bagi mahasiswa Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, seperti yang telah dilakukan oleh peserta mata kuliah Bioprospek Tumbuhan Tropika (BE-2204), Prodi Bioengineering pada hari Kamis, 8 Maret 2012. Keberadaan tumbuhan di kampus, selain untuk mempercantik dan menambah estetika, dapat digunakan pula sebagai “laboratorium alami” untuk bahan pembelajaran beberapa mata kuliah yang mempelajari berbagai aspek tentang tumbuhan. Di Kampus ITB selain terdapat tanaman hias, terdapat juga tanaman pelindung. Beberapa diantaranya telah puluhan tahun ada di Kampus ITB, seperti pohon pinus (Pinus merkusii), yang selain kayunya dimanfaatkan, getahnya menghasilkan resin yang berguna. Tumbuhan liar pun tumbuh tak kurang banyaknya. Beberapa diantaranya telah digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat di Indonesia, seperti kiurat (Plantago mayor), pegagan (Centella asiatica).




Dalam waktu tak lebih dua jam mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai spesies tumbuhan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber biofuel, obat, pangan dan bahan industri lainnya, seperti damar (Agathis dammara), Bintaro (Cerbera odollam), jarak pagar (Jatropha curcas), Jarak kaliki (Ricinus communis), Nimba (Azadirachta indica), tapak dara (Catharanthus roseus),kayu putih (Eucalyptus alba). Keberadaan Kebun Botani dan Kebun Tanaman Obat Farmasi, mendukung pembelajaran ini.
( Aku yang mana ya? hehehe)



Di Kebun Botani tak kurang ada 90 an spesies tumbuhan yang ada, sedangkan Kebun Tanaman Obat Farmasi sangatlah memudahkan dipelajari, karena selain tertata sangat baik, setiap tumbuhan telah ditulis nama latinnya. Sebenarnya tidak hanya matakuliah Bioprospek Tumbuhan Tropika yang telah memanfaatkan Kampus ITB sebagai sumber pembelajaran. Mata kuliah lain seperti Biosistematik, Ekologi dan Botani




Farmasi telah pula memanfaatkan tumbuhan yang ada di Kampus ITB sebagai sumber ilmu.




(Sumber :teks- Rina R; foto- Mira T/http://www.sith.itb.ac.id/bioengineering/)

0 komentar:

Posting Komentar